Dalam upaya memperkuat ekosistem pertanian berbasis inovasi dan kolaborasi di wilayah Kabupaten Pasuruan, dua dosen dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Yudharta Pasuruan, yakni Dr. Wenny Mamilianti dan Idah Lumhatul Fuad, SP, M.Agr., secara resmi dikukuhkan sebagai anggota Dewan Pengarah dalam struktur organisasi Jaringan Petani Progresif Kabupaten Pasuruan untuk periode 2026-2029
Pengukuhan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Pasuruan Nomor 100.3.3.2/655/HK/013/2026 yang ditetapkan pada tanggal 28 Juli 2026
Peran Strategis Akademisi dalam Pembangunan Pertanian
Sebagai anggota Dewan Pengarah, keterlibatan Dr. Wenny Mamilianti dan Idah Lumhatul Fuad, SP, M.Agr., diharapkan mampu memberikan kontribusi akademis yang signifikan bagi efektivitas program kerja organisasi. Tugas utama yang diemban meliputi:
Pendampingan Teknis dan Perencanaan: Memberikan arahan berbasis riset terkait perencanaan strategis pertanian serta penerapan teknologi budidaya terbaru
. Pusat Pembelajaran dan Inovasi: Menjadi jembatan kolaborasi antara dunia akademis dan lapangan untuk mempercepat adopsi teknologi serta inovasi efisiensi pupuk yang tepat guna
. Penguatan Jejaring Ekonomi: Memfasilitasi perluasan akses pasar dan membantu pemetaan rantai distribusi pangan dari hulu ke hilir guna menciptakan efisiensi yang berpihak pada petani
.
Selaras dengan Misi Universitas Yudharta Pasuruan
Kehadiran akademisi Universitas Yudharta Pasuruan dalam organisasi ini merupakan langkah nyata dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Hal ini selaras dengan mandat khusus Jaringan Petani Progresif untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat pembelajaran bagi petani tradisional maupun petani pemula dalam mengadopsi teknik budidaya modern
Pihak Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan menyambut baik penunjukan ini sebagai momentum strategis untuk lebih mendekatkan peran universitas dalam memecahkan permasalahan pertanian di tingkat lokal, mulai dari pengawasan kualitas air budidaya hingga pendampingan tata kelola cadangan pangan daerah
Melalui sinergi ini, diharapkan diseminasi inovasi pertanian dapat berjalan lebih masif, efektif, dan berdampak langsung pada optimalisasi potensi lokal, guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di Kabupaten Pasuruan