Fakultas Pertanian UYP Jalin Kerja Sama dan Gali Potensi Riset Rumput Laut di Universitas Trunojoyo Madura

 BANGKALAN – Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) terus berkomitmen memperkuat eksistensinya dalam memperluas jaringan kelembagaan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menyatukan empat perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur. Pertemuan penting ini dilangsungkan di Gedung Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada Rabu (13/5), mulai pukul 11:00 WIB hingga selesai.

   


Agenda kolaboratif ini dihadiri secara langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian UYP, Dr. Ir. Ernawati, MP., bersama jajaran delegasi. Turut hadir menyambut sebagai tuan rumah sekaligus mitra kerja sama, Dekan Fakultas Pertanian UTM, Prof. Dr. Zainul Hidayah, S.Pi, M.App.Sc., serta para mitra strategis lainnya yaitu Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Dr. Suwarsih, SPi, M.Si., dan Ketua LPPM Universitas Merdeka (Unmer) Surabaya, Dr. Ir. H. Angky Soedrijanto, MMA., beserta para perwakilan dari masing-masing program studi.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tri Dharma Perguruan Tinggi 

Fokus utama dari pertemuan ini adalah penguatan awal sinergi kelembagaan melalui penandatanganan dokumen PKS di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Keempat institusi sepakat bahwa kolaborasi formal antar-kampus merupakan kunci utama dalam meningkatkan mutu lulusan, mendorong pertukaran dosen dan mahasiswa, serta menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang berdampak lebih luas. Melalui PKS ini, Faperta UYP berkomitmen untuk menciptakan ekosistem akademik yang lebih inklusif, inovatif, dan berkekuatan hukum tetap.

Diskusi Riset Strategis: Rumput Laut Menjadi Bioethanol, Bioplastic, dan Biofiber

Menindaklanjuti pilar penelitian yang telah disepakati dalam PKS, agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi riset yang sangat strategis mengenai hilirisasi komoditas laut. Para akademisi dan peneliti yang hadir secara khusus membedah potensi besar rumput laut untuk dikembangkan menjadi tiga produk inovatif masa depan: bioethanol sebagai sumber energi terbarukan, bioplastic sebagai solusi kemasan ramah lingkungan, serta biofiber untuk kebutuhan industri berbasis serat alami.


Diskusi ini menjadi wadah bagi Faperta UYP dan mitra perguruan tinggi untuk saling berbagi peta jalan (roadmap) penelitian, dengan target menghasilkan jurnal ilmiah bereputasi serta produk inovasi yang siap diserap oleh industri.

Benchmarking Fasilitas Laboratorium di UTM 

Sebagai agenda penutup, seluruh peserta melakukan kegiatan benchmarking dengan meninjau langsung fasilitas laboratorium yang dikelola oleh Fakultas Pertanian UTM. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara dekat standardisasi peralatan modern, sistem manajemen pengelolaan lab, serta metode keselamatan kerja yang diterapkan di UTM. Bagi Faperta UYP, hasil benchmarking ini akan menjadi acuan penting dalam melakukan evaluasi dan pengembangan fasilitas laboratorium di kampus sendiri, guna memastikan mahasiswa mendapatkan penunjang praktikum yang representatif dan berstandar tinggi.


Pertemuan lintas institusi ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan naskah PKS oleh masing-masing pimpinan fakultas dan lembaga sebagai legalitas formal. Penandatanganan ini menandai dimulainya implementasi program kerja kolaboratif nyata secara konkret di masa depan.