Pasuruan– Dalam upaya terus meningkatkan relevansi kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) sukses menyelenggarakan Rapat Peninjauan Kurikulum bersama para alumni pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, termasuk Dekan Fakultas Pertanian, Ketua Program Studi (Kaprodi) Agribisnis, serta perwakilan alumni dari berbagai angkatan. Pertemuan ini menjadi forum diskusi krusial untuk menjembatani keselarasan antara teori yang diajarkan di bangku kuliah dengan realitas tantangan di lapangan kerja.
Evaluasi Berbasis Pengalaman Profesional Kehadiran alumni dalam rapat ini memberikan perspektif yang sangat berharga bagi pengembangan kurikulum. Mengingat para alumni telah terjun langsung dalam dunia usaha, industri, maupun sektor pemerintahan, masukan yang diberikan menjadi tolak ukur penting dalam mengevaluasi capaian pembelajaran. Beberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi meliputi:
Penyesuaian kompetensi lulusan agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi pertanian modern.
Pentingnya penguatan aspek soft skills dan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa.
Kesesuaian kurikulum dengan standar profesionalisme yang dibutuhkan di industri agribisnis saat ini.
Komitmen terhadap Kualitas Lulusan Dekan Fakultas Pertanian menyambut baik partisipasi aktif para alumni dalam memberikan masukan konstruktif. Ia menegaskan bahwa kurikulum yang baik adalah kurikulum yang mampu mengikuti perubahan zaman, dan para alumni merupakan jembatan terbaik untuk memetakan kebutuhan tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Agribisnis UYP menekankan bahwa hasil dari rapat peninjauan ini akan menjadi landasan utama bagi prodi dalam melakukan pemutakhiran modul pembelajaran dan pengayaan materi ajar. Dengan sinergi yang terjalin antara civitas akademika dan alumni, Program Studi Agribisnis Universitas Yudharta Pasuruan berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian nasional.